Di Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, ada sebuah tempat yang memadukan keindahan alam, kesegaran air, dan sentuhan sejarah yang menarik. DAM Kadindi yaitu sebuah bendungan yang bukan hanya menjadi sumber air penting bagi warga sekitar, tapi juga tempat sempurna untuk melepas penat dan menikmati ketenangan alam.
Perjalanan yang Menyenangkan Menuju Alam Asri
Menuju DAM Kadindi bukan hal sulit. Akses jalannya cukup mudah, dan sepanjang perjalanan, kamu akan melewati hutan yang hijau dan asri dengan udara yang segar dan pemandangan yang memanjakan mata. Rasa lelah di perjalanan pun langsung terbayar saat tiba di lokasi. Suasananya tenang, udaranya sejuk, dan pemandangannya benar-benar menenangkan hati.


Air Jernih, Aktivitas Seru, dan Suasana yang Menyegarkan
Begitu sampai, kamu akan langsung tergoda untuk menyentuh airnya yang dingin, bersih, dan jernih. DAM Kadindi menawarkan banyak aktivitas seru: kamu bisa berenang, naik sampan santai, bermain ban pelampung besar, atau mencoba lompat tali. Permainan favorit yang seru banget! Caranya gampang: pegang tali dari pinggir, ayunkan tubuhmu, lalu lepas di atas air. Byuuur! — segarnya air langsung bikin lupa semua penat.
Buat yang suka petualangan ringan, kamu bisa menyusuri area sekitar lewat pipa-pipa besar yang menyalurkan air dari bendungan ke rumah warga. Rasanya seperti jalan di atas sungai, dengan panorama indah di sekelilingmu. Dan kalau kamu ingin menikmati suasana lebih lama, berkemah di sekitar DAM Kadindi juga bisa jadi pilihan yang menyenangkan, malamnya tenang, langitnya penuh bintang.


Jejak Sejarah di Balik Nama Kadindi
Ternyata, Kadindi juga punya kisah sejarah yang menarik. Dahulu, wilayah ini dikenal dengan nama Kadinding, daerah sengketa antara Kerajaan Tambora dan Kerajaan Pekat. Setelah letusan dahsyat Gunung Tambora tahun 1815 yang memusnahkan kedua kerajaan, wilayah Kadinding menjadi bagian dari Kesultanan Dompu. Seiring waktu, pelafalan lokal mengubah nama Kadinding menjadi Kadindi, seperti yang kita kenal sekarang. (Faisal Mawa’ataho, 2021).
DAM Kadindi bukan sekadar tempat wisata. Ini adalah tempat untuk menyatu dengan alam, merasakan kesejukan air, dan menikmati ketenangan yang jarang ditemukan di kota.
Kalau kamu sedang mencari destinasi yang masih alami, mudah dijangkau, dan penuh keseruan, DAM Kadindi di Dompu adalah jawabannya.
Jadi, siapkan waktu liburmu, ajak teman-teman atau keluarga, dan rasakan sendiri pengalaman seru yang ditawarkan oleh surga kecil di ujung barat Dompu ini.

REFERENSI
Faisal Mawa’ataho. (2021, Juli 12). Sejarah Singkat Desa Kadindi – Dompu Tahun 1669 – 2021. Koran Lensa. https://www.koranlensapos.com/2021/07/sejarah-singkat-desa-kadindi-dompu.html